18 October 2012

Anwar yang mendamaikan MILF-Filipina, bukan Najib!

Bukti Anwar dah lama berusaha untuk mendamaikan Manila dan Moro hasil perbincangan dengan rakan akrabnya, Joseph Estrada.
Najib tak usah berlagak apabila menjadi saksi pertukaran perjanjian perdamaian antara puak pemisah Islam Moro (MILF) dengan kerajaan Filipina  baru-baru ini dan kerajaan Malaysia (BN) tak usah nak tinggi diri  konon hasil peranan Malaysialah mereka berdamai.

Tidak... tidak... Bukan BN atau Najib yang mendamaikan kedua-dua pihak yang bertelagah sejak 40 tahun lepas tu, bukan tetapi Pakatan Rakyat atau tepatnya Anwar Ibrahim. Kalau bukan usaha Anwar yang sering berhubung dengan kerajaan Filipina dan bertemu para pemimpin di sana, kerajaan Filipina tidak akan berdamai dengan Moro.

Tak percaya baca kenyataan Anwar kat sini dan fahami kenyataan ini:
In this light, Pakatan Rakyat with its own history of political diversity will send a delegation of its senior Parliamentarians to meet long time friends and counterparts in the Philippines to better understand the underlying issues relating to sustainable peace...

Tu dia aih... Rupanya pakatan pembangkang ada sejarah panjang berhubung perdamaian  antara kerajaan Filipina dan Moro ini dan usaha sejak sekian lama pakatan pembangkang menemui hasilnya dan baru-baru ini kedua-dua pihak berdamai.

Malahan Anwar sendiri sudah berkawan akrab dengan bekas Presiden Filipina, Joseph Estrada. Maklum kedua-dua mereka ini ada persamaan - pelakon, penipu dan (kaki) perempuan. Bezanya Estrada tak main dengan jantan!

Tahniah Anwar... tahniah pakatan rakyat atas usaha kalian akhirnya selatan Filipina kini aman, wilayah Bangsamoro terbentuk. Marilah kita pakat undi pakatan rakyat pada PRU-13 nanti! Itu pun kalau adalah parti Pakatan Rakyat pada kertas undi. Huhu...



Psstt... Teringat cerita pasal Nurul Izzah yang suka curi kredit! Bapa borek anak rintik...!!

Share this

3 Responses to "Anwar yang mendamaikan MILF-Filipina, bukan Najib!"

  1. Salam Saudara,

    Quote"

    "In this light, Pakatan Rakyat with its own history of political diversity will send a delegation of its senior Parliamentarians to meet long time friends and counterparts in the Philippines to better understand the underlying issues relating to sustainable peace."

    PEEEEEEEEEEEEERAH ... why only now Anwar Bin Munafiqin is trying to understand the underlying issue, the Moro has been systematically denied their right even to live for more than 50 years.

    Anwar could have sped up and facilitated the peace process during his tenure as DPM since at that particular time his buddy Estrada was the President.

    Words are Anwar's third best toy ... after Jambu and China Doll.

    ReplyDelete
  2. Bapa sama anak sama saja... suka curi kredit! Heee...

    ReplyDelete
  3. dia nk jugak amik la...hewhewhew.....

    ReplyDelete

Sila berhati-hati ketika memberikan komen. Pihak admin tidak bertanggungjawab atas komen-komen yang disiarkan. Admin juga berhak memadam komen-komen yang dianggap keterlaluan.